Alamat

Jl. Raya Panglegur KM.4 Pamekasan

Telp./WA

+62 324 322551

Email

fatar@iainmadura.ac.id

GPM-UPM FTIK UIN MADURA PERKUAT PENJAMINAN MUTU AKADEMIK MELALUI EVALUASI DAN TINDAK LANJUT ADMINISTRASI DOSEN

  • Diposting Oleh Admin Web Fakultas Tarbiyah
  • Selasa, 18 Agustus 2026
  • Dilihat 20 Kali
Bagikan ke

Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Madura melaksanakan kegiatan ekspos pada Selasa, 18 Agustus 2026, secara luring. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB tersebut diikuti oleh 49 peserta yang terdiri atas unsur Dekanat, Gugus Penjaminan Mutu dan Unit Penjaminan Mutu (GPM-UPM), Ketua Program Studi, serta Sekretaris Program Studi di lingkungan FTIK UIN Madura.

Kegiatan  ekspos menjadi salah satu forum strategis dalam memperkuat koordinasi, evaluasi, dan tindak lanjut terhadap berbagai aspek penyelenggaraan akademik di lingkungan FTIK UIN Madura. Melalui forum ini, seluruh unsur pimpinan dan pengelola akademik bersama-sama melakukan identifikasi terhadap berbagai persoalan yang masih dihadapi, sekaligus merumuskan langkah-langkah perbaikan guna meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan penjaminan mutu secara berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan I FTIK UIN Madura, Abd. Ghofur, yang mewakili Dekan FTIK UIN Madura, menyampaikan pentingnya peran Gugus Penjaminan Mutu (GPM) dalam menjaga dan mengawal mutu akademik di lingkungan fakultas. Menurutnya, GPM merupakan delegasi yang memiliki peran strategis dalam memastikan berbagai standar dan kebijakan mutu dapat dilaksanakan secara konsisten pada setiap program studi dan unit kerja.

“GPM merupakan delegasi dalam menjaga mutu FTIK. Oleh karena itu, peran GPM tidak hanya sebatas melakukan monitoring dan evaluasi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mengawal pelaksanaan budaya mutu secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa upaya menjaga mutu tidak dapat dilakukan oleh satu unsur saja. Diperlukan sinergi dan komitmen bersama antara pimpinan fakultas, GPM-UPM, program studi, serta seluruh dosen dan tenaga kependidikan. Melalui koordinasi yang baik, setiap persoalan yang ditemukan dalam pelaksanaan akademik dapat segera ditindaklanjuti dan dicarikan solusi secara bersama-sama.

Salah satu pembahasan utama dalam kegiatan tersebut adalah mengenai pelaksanaan administrasi dosen. Administrasi akademik menjadi bagian yang sangat penting dalam mendukung terselenggaranya proses pembelajaran yang tertib, terukur, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, setiap dosen diharapkan dapat memenuhi berbagai ketentuan administrasi secara lengkap dan tepat waktu sebagai bagian dari tanggung jawab profesional dalam melaksanakan tridarma perguruan tinggi.

Dalam pembahasan, dokumentasi terkait asisten dosen menjadi salah satu aspek yang mendapat perhatian khusus. Selama ini, dokumentasi mengenai keterlibatan dan pelaksanaan tugas asisten dosen dinilai belum terlaksana secara optimal. Kondisi tersebut perlu segera ditindaklanjuti melalui penyusunan mekanisme dokumentasi yang lebih jelas, sistematis, dan mudah dipantau. Dengan adanya dokumentasi yang baik, setiap kegiatan yang melibatkan asisten dosen dapat tercatat secara lebih akuntabel serta menjadi bagian dari bukti pendukung pelaksanaan proses pembelajaran.

Selain itu, Rencana Pembelajaran Semester (RPS) juga menjadi salah satu instrumen penting yang dibahas dalam forum tersebut. RPS diharapkan tidak hanya menjadi dokumen perencanaan pembelajaran, tetapi juga dapat diintegrasikan secara optimal dalam Sistem Informasi Akademik (SIAKAD). Integrasi RPS ke dalam SIAKAD diharapkan mampu mendukung proses pencatatan, monitoring, dan evaluasi pelaksanaan perkuliahan secara lebih efektif dan efisien.

Melalui pemanfaatan sistem digital, perkembangan pelaksanaan pembelajaran dapat dipantau secara lebih terstruktur. Hal ini juga akan memudahkan program studi, GPM-UPM, maupun unsur pimpinan fakultas dalam melakukan evaluasi terhadap kesesuaian antara perencanaan pembelajaran dan pelaksanaannya di lapangan. Dengan demikian, keberadaan RPS dalam SIAKAD diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen pendukung penguatan budaya mutu akademik di lingkungan FTIK UIN Madura.

Forum ekspos juga menekankan pentingnya tindak lanjut dan pendampingan bagi dosen yang belum memenuhi ketentuan administrasi akademik. Pendampingan tersebut diharapkan tidak semata-mata berorientasi pada pemenuhan dokumen, tetapi juga menjadi bagian dari upaya peningkatan pemahaman dosen terhadap pentingnya administrasi dalam mendukung mutu pendidikan. Dengan pendekatan yang kolaboratif dan berkelanjutan, setiap dosen diharapkan dapat memperoleh dukungan yang diperlukan untuk memenuhi standar administrasi yang telah ditetapkan.

Untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pengelolaan dokumen, kegiatan ini juga menghasilkan usulan mengenai perlunya digitalisasi proses pengumpulan administrasi dosen. Sistem pengumpulan dokumen secara digital diharapkan dapat mempermudah proses unggah, penyimpanan, verifikasi, serta pemantauan kelengkapan administrasi. Selain mengurangi penggunaan dokumen fisik, digitalisasi juga dapat meningkatkan keamanan dan ketersediaan data sehingga dokumen dapat diakses dengan lebih mudah sesuai dengan kebutuhan.

Sebagai langkah konkret dari hasil pembahasan, template RPS beserta berbagai kelengkapannya akan segera diberikan kepada seluruh dosen di lingkungan FTIK UIN Madura. Penyediaan template yang seragam diharapkan dapat memudahkan dosen dalam menyusun perangkat pembelajaran sekaligus memastikan kesesuaian dokumen dengan standar yang berlaku. Langkah ini juga menjadi bentuk dukungan fakultas dalam membantu dosen memenuhi kewajiban administrasi akademik secara lebih terarah.

Selain membahas aspek akademik dan administrasi, forum ekspos turut memberikan perhatian terhadap peningkatan produktivitas dosen dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Salah satu usulan yang muncul adalah adanya dana stimulus untuk mendukung kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang memiliki orientasi dan capaian bertaraf internasional. Dukungan tersebut diharapkan dapat mendorong dosen untuk meningkatkan kualitas karya akademik, memperluas jejaring kolaborasi, serta memperkuat kontribusi FTIK UIN Madura di tingkat nasional maupun internasional.

Melalui kegiatan ekspos ini, FTIK UIN Madura diharapkan semakin mampu membangun budaya mutu yang kuat dan berkelanjutan. Penguatan administrasi akademik, optimalisasi pemanfaatan SIAKAD, digitalisasi dokumen, serta peningkatan produktivitas penelitian dan pengabdian menjadi langkah penting dalam mewujudkan tata kelola fakultas yang lebih efektif, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Dengan adanya komitmen dan sinergi dari seluruh unsur yang terlibat, hasil kegiatan ekspos diharapkan dapat segera ditindaklanjuti melalui program kerja dan langkah konkret di masing-masing unit. Pada akhirnya, berbagai upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan administrasi, kualitas pelaksanaan pembelajaran, produktivitas akademik, serta mendukung proses internasionalisasi sivitas akademika FTIK UIN Madura secara berkelanjutan.